Subscribe to:
Post Comments (Atom)
Biarlah hidup dan matiku selepas penghijrahan ini hanya kerana Allah S.W.T...InsyaAllah
Dari Abu Hurairah r.a. bahawa Nabi Muhammad s.a.w. bersabda:
"Apabila seorang manusia mati, putuslah (tulisan pahala) amalan (setakat itu) Kecuali tiga perkara (yang akan berlanjutan tulisan pahalanya) iaitu sedekah jariah atau ilmu memberi kepada yang faedah orang lain atau anak yang soleh yang berdoa untuknya."
“Semua manusia di dalam kebinasaan melainkan mereka yang mengajar dan belajar,
semua mereka yang mengajar dan belajar di dalam kebinasaan, melainkan yang beramal dengan ilmunya,
semua mereka yang beramal dengan ilmunya di dalam kebinasaan, melainkan mereka yang ikhlas dengan amalnya”
A M A N A T
Aku tersesat pada dunia dingin nan gelap,
tapi seorang ayah telah datang
membawa lilin kecil dan secangkir pesanan
" Menyerah itu perlu,
namun kau mesti buka mata dari jatuhmu
dan berlari kembali!
Kelak kau akan mengerti kenapa hidup mesti berbagi,
kerana setiap cerita yang kau kisahkan
adalah goresan warna pada kehidupan fana
yang telah kugambar.
Satu saat aku mesti mati,
tapi amanatku akan menjadi mentera
untuk membangkitkanmu kembali.
Tulislah namamu hingga titik tinta penghabisan
sebelum nisan menulis namamu"
Daun-daun hanya bisa gugur
ketika dia menceritakan ini kepadaku
Anginpun tersesat ketika aku harus
mencari diriku dalam dirinya
Pada dinding yang kulukis sepi,
kau bimbing tanganku,
menuliskan pada selembar kertas
yang sebelumnya tak kuketahui
Kau ajarkanku mengeja
hingga membaca larik-larik kalimat
untuk memahami diriku anak perempuanmu
harus taat, berhati baik
Baktiku hanya tersisa doa
sementara durhakaku kepadamu
menjadi tumpukan sesal dalam hitungan nafas
yang saat kutuliskan puisi ini,
kau masih bisa tersenyum memandang daun takdirmu
nun jauh di Luh-Mahfuz
kian layu menunggu gugur
Aryati
August 2008
AL - WAQIAH
Di dalam angin beku
dan angin yang mendidih
Tiada keamanan
Tiada kedamaian
Tiada keindahan
Tiada apapun disana
Seperti yang baru itu pasti kan usang
Justeru usang yang menuntut sebagian waktu
Lalu bertanyalah hati sanubari
Apa benar yang dikandung oleh Al-WAQIAH itu begitu tinggi dan besar?
Yang terjadi Qiamat itu adalah peristiwa besar
Ketika Mulut-mulut mereka lancang menghina
Ketika mereka tak memiliki sedikitpun kepeduliaan terhadap masalah ini
Ketika mereka sibuk dalam kemaksiatan dan lebih memilih untuk acuh tak acuh
Ketika cinta yang sesaat tak lagi layak untuk dicintai
Ketika cinta yang tak kekal tak lagi layak untuk dikenang
Bumi pun digoncang dengan sebenar goncang
Bergulung isi alam dan seluruh susunan langit
Sehingga ia ditukarkan sama sekali
Menjadi debu bertaburan
Yang tinggi akan
direndahkan
Yang rendah akan ditinggikan
Jadilah kamu ketika itu dari tiga golongan
Kanan
Kiri
Orang-orang terdahulu
Tidaklah sedangkal itu mengambil kesimpulan
Dari apa yang telah mereka pilih dan dari apa yang telah mereka kerjakan
Betapa sedikit orang yang berlumba ke jalan yang baik itu
Mereka yang memenuhi
syurga tanpa hisab
Demikianlah penghargaan diberikan
sedangkan kelalaian masih terlalu sedikit
maka rahmat dari Allah juga yang diharap setiap masa
Justeru aku memohonMu satu pengampunan
yang tidak membolehkan aku kembali kepada kesalahanku lagi
Kukuhkan langkah kaki ini menempuhnya
Azamkan niat ini dalam mencapainya
Ikhlaskan hati ini menjalaninya
Biarlah saat amalan
terbaikku
Malaikat melepaskan lembut jasadku
December 11, 2008
No comments:
Post a Comment